Dqb-1PBUwAAUVo-

imanmu simbolik,
hanya peduli pada simbol-simbol,
tanpa mengimani arti.

syiarmu retorik,
hanya peduli pada diksi kata,
tanpa menelisik arti.

– Fadhil D. (10/27/2018).

Terlepas dari keberpihakan pro maupun kontra, saya sangat menyayangkan pembakaran tersebut terjadi, dan juga respon beragam dari kaum kontra yang turun ke jalan demi membela kalimat suci yang dibakar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *